Seorang pemuda yang gemar memotret diri sendiri mengatur pertemuan pertamanya dengan seorang wanita. Ia berharap dapat memimpin dan mengendalikan sesi pemotretan seperti biasa—tetapi wanita yang tampaknya polos itu sebenarnya adalah sosok yang nakal dan suka memanipulasi orang. Tanpa disadarinya, pemuda yang awalnya memegang kamera itu terbawa oleh ritme wanita tersebut dan kehilangan kendali sepenuhnya. Batasan antara "fotografer" dan "yang difoto" perlahan mulai kabur...