Aku memutuskan untuk mempekerjakan seorang pelayan baru yang masih polos, Noa-chan. Dia masih pemula dalam pekerjaannya, tetapi senyum polosnya saja sudah cukup untuk menghiburku. Jika aku memanggilnya, dia akan dengan senang hati datang kapan saja, di mana saja, menurunkan celanaku, dan menjilatku sekuat tenaga. Dia memiliki wajah yang pantas disebut idola, kulit yang halus dan cerah, dan paha yang montok dan tak tertahankan...