Dua tahun lalu, setelah suaminya menjadi impoten, Eriko hidup dalam siksaan yang terus-menerus. Suatu hari, ia secara tidak sengaja mengintip ke kamar putranya dan mendapati putranya sedang asyik masturbasi. Melihat penis putranya yang ereksi untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Eriko tak kuasa menahan diri untuk menggodanya, berkata, "Masturbasi saja tidak cukup memuaskanmu, kan? Kenapa tidak... melakukannya dengan Ibu?" Tak mampu menolak rayuan ibunya, sang putra akhirnya berhubungan seks dengannya, dan keadaan dengan cepat memanas...