Di sebuah desa pegunungan pada awal era Showa, sebuah keluarga berempat—seorang ayah, kedua putrinya, dan seorang pelayan—hidup sebagai petani. Putri sulung sangat menyayangi pelayan itu seperti adik laki-laki. Suatu hari, setelah mengamati kedua putrinya berganti pakaian, sang ayah bersembunyi di lumbung dan melakukan masturbasi. Putri sulung membiarkan ayahnya menyentuh payudaranya dan membantunya menyelesaikan aksinya. Tragisnya, kedua putri yang baik hati itu meninggal karena tuberkulosis... dan begitu pula sang ayah... Sebuah drama tragis namun erotis yang berlatar awal era Showa...