Suatu siang, di sofa, Akiho duduk di atas seorang pria mesum, membiarkannya mencium lidahnya, sambil mengeluarkan erangan cabul, "Haa~ haa~" saat ia membiarkan pria itu mencium lidahnya yang basah oleh air liur, yang tampaknya terasa enak baginya. Kemudian ia membiarkan air liur menetes ke hidung pria mesum itu, yang dihisap ke dalam lubang hidungnya, diikuti dengan gerakan hidung, "Chupa chupa," "Dyubo dyubo," suara-suara cabul bergema di ruangan yang sunyi. Dari wajahnya yang imut, muncul tatapan...