Keluarga Shiramine, yang hanya terdiri dari ibu dan anak laki-laki, menjalani kehidupan yang dekat dan penuh kasih sayang. Namun suatu hari, sang ibu, Ikumi, mengalami keseleo pergelangan kaki. Sang anak merawatnya, mengobati lukanya dan membantunya mandi, tetapi diam-diam, ia menyimpan perasaan terhadap ibunya sebagai seorang wanita. Kemudian suatu malam, sang anak menyaksikan Ikumi melakukan masturbasi... Menyadari bahwa Ikumi telah menekan hasrat seksualnya, sang anak menjadi sangat marah! Ia mendorong Ikumi hingga jatuh, karena Ikumi tidak dapat melarikan diri akibat lukanya, dan secara paksa melakukan hubungan seks tanpa kondom dengannya...