Tanpa peran, tanpa naskah, tanpa akting, hanya sebuah film dokumenter seks yang mentah dan tanpa filter. Mengungkap jati dirinya yang sebenarnya dan menemukan kembali jati dirinya yang autentik, ia membangkitkan 'Nanami Nami' yang sesungguhnya, menunjukkan sisi baik dan buruknya. Klimaks, ekstasi, orgasme... sebuah ekspresi erotisme yang ragu-ragu, bukan akting, tetapi kelucuan bawaannya sendiri, selalu memikirkan para pengguna yang mendukungnya...