Aku terkejut menyadari bahwa sejumlah besar kondom yang kudapatkan karena kesalahan pemesanan sebelumnya hampir kedaluwarsa. Saat itulah Nanao, seorang mahasiswi rapi yang bekerja paruh waktu, menghampiriku. "Manajer, kondom-kondom itu... akan kuhabiskan semuanya untukmu." "Apa? Dengan pacarmu?" "Aku tidak punya pacar, dia teman seksku. Maukah kau membantuku, manajer?" Aku tidak pernah membayangkan bahwa Nanao, yang kukira begitu polos dan serius, akan melakukan hal seperti itu...