Ini kencan pertamaku di warnet. Tak kuasa menahan diri, aku mengulurkan tanganku padanya yang sedang membaca manga di ruang pribadi yang kecil itu, dan meskipun ia dengan malu-malu berkata, "Aku bisa mendengarmu...", tubuhku memanas dan bagian pribadiku basah kuyup. Melihatnya diam-diam menggoyangkan pinggulnya di balik selimut membuatku sangat bersemangat! Dalam situasi tak bermoral ini di mana seseorang mungkin akan datang, aku asyik menggosok paha telanjangnya, tetapi itu tak cukup, dan hasratku semakin kuat. Setelah pulang, rasionalitasku yang terkendali terhempas, dan aku...